Ebook

Perbedaan Penggunaan No dan None

Perbedaan Penggunaan No dan None — Kedua kata tersebut sering sekali kita jumpai baik pada tulisan maupun percakapan. Namun, bagaimana sebenarnya perbedaan penggunaan keduanya? Ayuk baca selengkapnya di bawah ini!

 

1. Penggunaan No

Gunakan no + noun (contoh, no book, no pencils, no problems)

Contoh:

  • Could we lend your book? We have got no book.  (Dapatkah kami meminjam buku kamu? Kami tidak memiliki buku)
  • I have no pencils. Thus, I buy them. (Saya tidak punya banyak pensil. Oleh karena itu, saya membelinya)
  • The work place has no office boys. (Tempat kerja tersebut tidak memiliki petugas bersih-bersih)
  • The room has no lamps. (Ruangannya tidak ada lampu)
  • Yesterday I had no money. (Kemarin saya tidak memiliki uang)

Catatan:

Kata benda (noun) yang mengikuti oleh no bisa kata benda tunggal (singular noun) atau jamak (plural noun), seperti contoh I dan 2 di atas.

No bisa digunakan bersama dengan kata kerja bantu (auxiliary verb) apa saja, seperti have, has, had dan lain-lain.

 

2. Penggunaan None

Gunakan none sendiri. (Tanpa diikuti oleh kata benda)

Contoh:

  • We are going to buy sugar because we have none. (= no sugar)
  • ‘Do you have any problems?’ ‘No, none.’    (= no problems)
  • ‘How many new bags do you have?’ ‘None.’    (= no new bags)

None = 0 (zero) nol.

None adalah jawaban atas pertanyaan How much? atau How many? yang diperuntukkan untuk menanyakan jumlah benda atau orang.

Contoh:

  • ‘How much new information did you get?’ ‘None.’ (= no new information)
  • ‘How many pens do they buy?’ ‘None.’  (= no pens)
  • ‘How many flowers did you pick yesterday?’ ‘None.’  (= no flowers)
  • ‘How many starts appear this night?’  ‘None.’  (= no stars)

Nah, bagaimana? Sangat mudah untuk dimengerti, bukan? Semoga pembahasan tentang perbedaan penggunaan no dan none ini dapat dipraktekkan langsung dalam keseharian Anda. Have a nice day!

Ebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *