Pengertian, Fungsi dan Contoh Kata dan Kalimat Linking Verb

Pengertian, Fungsi dan Contoh Kata dan Kalimat Linking Verb — Apakah Anda pernah mendengar linking verb? Jika belum, kami akan membantu Anda secara berurutan mulai dari pengertian hingga contoh kalimat linking verb. Selamat membaca!

1. Pengertian dan Fungsi Linking Verb

Linking verbs adalah kelompok kata kerja yang berfungsi menghubungkan subjek kalimat dengan noun (kata benda) sebagai objek atau pelengkap yang menerangkan subjek. Linking verb digunakan untuk menggantikan tobe (is, am, are, was, were).  Nah, tanpa linking verb, maka kalimat yang terdiri dari subjek dan noun saja tidak bisa dikatakan sebagai kalimat yang utuh.

Selain itu, tidak seperti kata kerja lainnya, linking verb tidak menunjukkan aksi dan kelompok kata kerjanya berhubungan dengan panca indera.

2. Contoh Kata Kerja Linking Verb

seem, look, smell, appear, become,

sound, feel taste, be, remain, stay

3. Contoh Kalimat

  • Rona feels optimistic to her performance. = Rona is optimistic to her performance.

Rona merasa otimis dengan penampilannya. = Rona optimis dengan penampilannya.

Nah, pada kalimat pertama, linking verb yang digunakan adalah feels, yang mempunyai arti merasa.

Kata feels ini punya fungsi yang sama dengan tobe is yang digunakan pada kalimat kedua.

  • I were sorry to hear about the news.

Saya turut sedih mendengar berita tersebut. Linking verbnya adalah were yang merupakan modifikasi dari be. Lihat kembali poin 2 tentang contoh kata kerja linking verb.

Catatan:

Bentuk linking verb pakai atau tanpa s di ujung nya disesuaikan dengan subjek kalimat.

Contoh:

The ball looks good.

The balls look good.

4. Linking verbs ( be , become dan remain + noun phrase atau adjective)

Linking verb be, become dan remain dapat diikuti oleh noun phrase (kelompok kata benda) atau kata sifat.

Contoh:

  • Susilo Bambang Yudhoyono becomes the President of Indonesia.

becomes + noun phrase (President of Indonesia)

  • She will be sad when the cat runs.

be + adjective (sad)

Catatan:

Feel, smell look, dan taste dapat menjadi kata kerja transitive ketika ia menjadi kalimat aktif dan diikuti objek dan dimodifikasi oleh adverb (kata keterangan).

Bandingkanlah!

I looked at the picture. Looked di sini diikuti oleh object (the picture), maka ia bukan lagi linking verb.

The picture looked good. Looked disini diikuti oleh kata kata sifat (good), maka ia adalah linking verb.

Bagaimana? Sudah jelas bukan bagaimana pengertian, fungsi, serta contoh kata dan kalimat linking verb? Semoga bermanfaat! See you in next article!

Mau Bisa Bahasa Inggris?
Ini 5 Materi yang Tidak Diajarkan Sekolah dan Kursus

Selengkapnya dikirimkan ke email Anda. Daftarkan nama & email Anda:

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *